KETIKA PEREMPUAN HANYA MENJADI JEJAK: POLITIK REPRESENTASI DALAM RUANG NARATIF CERPEN LELAKI-LELAKI TANPA PEREMPUAN
Dr. Zulfatun Mahmudah, S.Pd,. M.I.Kom., CSRS. Lelaki-Lelaki tanpa Perempuan. Cerita pendek (cerpen) karya Haruki Murakami itu, mengisahkan pergumulan batin seorang laki-laki. Ceritanya diawali dari sambungan telepon yang mengabarkan kematian seorang perempuan. Bukan kematian biasa. Perempuan itu dikabarkan mati bunuh diri. Kabar duka itu menjadi titik awal cerita. Alurnya bergerak...
Interseksionalitas Perempuan dalam Film Budaya Jawa: Kontestasi Budaya Lokal, Agama, dan Legitimasi Kuasa
Film-Film Budaya Jawa Produksi Danais Gelak tawa memenuhi ruangan kecil. Sejumlah perempuan tengah asyik menonton film budaya Jawa berjudul Tilik (2018). Film tersebut mengisahkan tindakan seksis perempuan yang dibingkai dalam kolektivitas sosial masyarakat Jawa. Tilik merupakan bahasa Jawa yang artinya menjenguk. Film yang diproduksi dengan Dana Keistimewaan (Danais) Yogyakarta...
Representasi Subjek Perempuan dalam Film
Sebagai produk budaya dan praktik sosial, film memiliki arti penting bagi representasi citra perempuan. Teresa de. Lauretis (1984: 38) dalam bukunya Alice Doesn’t: Feminism, Semiotics, and Cinema menyebutkan “…cinema works most effectively as an imaging machine, which by producing images (of women or not of women) also tends to...
Lokalitas Budaya Sebagai Ruang Negosiasi
Pembicaraan tentang lokalitas budaya seringkali terkait dengan perspektif yang menganggap budaya sebagai hal-hal terbaik yang menjadi jati diri seseorang ataupun komunitas. Dalam Peraturan Daerah DIY nomor 3 tahun 2017 misalnya, kebudayaan Yogyakarta dipahami sebagai nilai-nilai dasar yang luhur hasil cipta dan rasa yang mewujud dalam karsa dan karya yang...
Film Sebagai Produk Budaya dan Praktik Sosial
Film bukanlah medium informasi dan karya seni yang diproduksi semata untuk menghibur penontonnya. Film mengandung pesan tertentu yang seringkali mewakili kepentingan pihak dominan. Seperti dikatakan Graeme Turner (1999: 47-49) dalam bukunya yang berjudul “Film as Social Practice” bahwa film bukanlah semata sebuah karya seni. Film adalah produk budaya dan...
KANIBALISME RAS DAN ETNIS MENURUT KACAMATA BELL HOOKS
bell hooks dilahirkan di Hopkinsville, Kentucky 25 September 1952 silam, dengan nama asli Gloria Jean Watkins. Lahir dari keluarga kulit hitam yang secara ekonomi terbilang kelas bawah, membuat masa kecil hooks akrab dengan persoalan diskriminasi. Perbedaan ras mulai dirasakan oleh hooks ketika dirinya masih di bangku sekolah dasar. Saat...
MEMBAHAS PASCAFEMINISME DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN BERSAMA ANGELA MCROBBIE
Angela McRobbie yang lahir tahun 1951 silam merupakan seorang Professor bidang komunikasi di Goldmiths College University, London. Ia dikenal dengan berbagai pemikirannya tentang budaya dan feminis, yang gagasannya sangat berpengaruh terhadap perkembangan kajian budaya dan media. Perjumpaannya dengan Stuart Hall di Center for Contemporary Cultural Studies, Brimmingham University, London...
NEGOTIATION AGAINST PATRIARCHAL IDEOLOGY: A RESISTANCE OF WOMEN WORKERS IN MINING INDUSTRY (Paper in IGSSCI UGM Forum)
ABSTRACT Mine cannot be separated from gender issues. It’s imbued with notions of masculinity, where men have assumed the natural workers. On the other hand, currently, many women are able to work in the mine, and even they have very good work performance. This research will find out how...
PEREMPUAN SEBAGAI SUBJEK DAN OBJEK SEKSISME DALAM FILM TILIK
Pengantar Representasi perempuan sebagai sosok cerewet dan tidak rasional, kerap kita jumpai dalam berbagai media, khususnya film. Karakter tersebut telah menjadi tontonan yang seolah merepresentasikan realitas karakter perempuan dalam kehidupan nyata. Khalayak bahkan tidak lagi melihat hal itu sebagai sebuah pelecehan terhadap perempuan. Tayangan media secara terus menerus dengan...
REPRESENTASI: Darstellen dan Vertreten
Representasi. Sebuah kata yang sangat sering kita dengar, namun luput dari pemaknaan yang benar. Dalam Bahasa Inggris, kita hanya mengenal satu kata representation yang mewakili begitu banyak makna. Untuk memberikan makna representasi yang lebih tepat dan spesifik, Pitkin dalam Ball et al. (1995) menjabarkan hal tersebut dengan meminjam Bahasa...